Author Archives: admin

Usaha Ternak Kelinci, Usaha Rumahan Modal Kecil yang Menggiurkan

1. Tips Usaha Ternak Kelinci Pedaging

Selayaknya sapi ternak atau hewan ternak lainnya seperti kambing, kelinci pedaging juga berpeluang sama untuk bisa menghasilkan banyak uang dengan modal sedikit. Sebelum memutuskan untuk memulai menerjuni bisnis perkelincian, akan lebih baik jika Anda menyimak tips yang kami berikan di bawah ini:

a) Perlengkapan

Persiapan perlengkapan usaha ternak kelinci. Pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat kandang. Kandang yang baik adalah kandang yang mudah untuk dibersihkan.

Selain kandang mudah dibersihkan, Anda juga harus memisahkan antara kandang kelinci betina dan kandang kelinci jantan sesuai umur masing-masing kelinci.

Hal ini bertujuan agar ketika memberikan makan serta pembersihan kandang, akan lebih mudah.

b) Pemilihan Bibit

Berikut beberapa ciri kelinci pedaging unggul yang bisa Anda perhatikan:
•    Bulunya halus dan tidak rontok
•    Berbadan tegap dan lincah/gesit
•    Nafsu makannya sangat baik
•    Perhatikan keturunan indukannya

c) Manajemen modal

Dengan pengaturan manajemen modal yang sistematis dan terperinci, Anda tentu akan dipermudah dalam pengelolaannya. Hal tersebut merupakan poin satu-satunya yang dapat menentukan apakah usaha Anda bisa mendapat keuntungan.

d) Penyakit yang biasanya diderita kelinci pedaging

Penyakit yang umum diderita kelinci pedaging seperti eksim, kudis, penyakit kulit kepala, penyakit telinga akibat kutu, bisul dan penyait mata. 

Penyakit-penyakit di atas biasanya muncul karena kandang kelinci tidak terjaga kebersihannya. Oleh sebab itu, seperti yang sudah kami jelaskan di atas, sebaiknya membuat kandang yang mudah untuk dibersihkan dan memudahkan juga untuk memberikan makanan pada kelinci pedaging ini.

2. Langkah Sederhana Memulai Beternak Kelinci

Setelah mengetahui tips apa saja yang harus diperhatikan ketika ingin beternak kelinci pedaging, maka langkah sederhana di bawah ini perlu juga Anda terapkan. Langkah-langkah sederhana tersebut meliputi:

a) Kandang

Bisa Anda buat dengan cara sistem petak. Setiap petak diisi 2 ekor kelinci jantan dan betina, agar bisa menghemat tempat. Bahkan, Anda juga bisa menyusunnya sampai 2 atau 3 tingkat dari 2 petak tersebut.

Kerapatan kandang adalah hal wajib yang harus diperhatikan. Usahakan kandang dibuat rapat untuk menghindari hewan seperti tikus. Karena tikus bisa memakan anakan kelinci. Kandang bisa terdiri dari kayu/bambu dengan menggunakan jaring kawat.

b) Indukan

Jika ingin beternak kelinci pedaging, Anda sebaiknya memilih indukan yang berukuran besar dan dalam kondisi sehat. Jika ingin beternak kelinci hias, Anda bisa memilih indukan berjenis Rex, Himalayan, Angora dan lain sebagainya.

c) Sistem pengembangbiakannya

Umur kelinci minimal 5 bulan. Pada umur tersebut, kelinci siap dikembangbiakkan. Salah satu cara pengembangbiakannya yaitu dengan meletakkan kelinci jantan dan betina dalam satu kandang. Kemudian dipisah jika kelinci betinanya sudah hamil.

Selain  memakai cara di atas, Anda juga bisa menggunakan sistem perkawinan pagi atau sore hari saja, kemudian dipisahkan lagi setelah selesai. Kelinci butuh waktu sekitar 30 hari untuk proses dari hamil hingga beranak. Seekor kelinci bisa menghasilkan 5 sampai 10 ekor anak kelinci.

d) Proses pemeliharaan

Prosesnya meliputi menjaga kebersihan kandang dan memberinya makan. Pakan yang bisa Anda berikan berupa sawi, kol, bungkil, kangkung, rumput atau kacang-kacangan. Menjaga kandang agar tetap bersih juga perlu diperhatikan agar terhindar dari penyakit.

Anak kelinci siap dipasarkan ketika umur 2 atau 3 bulan. Untuk tempat pemasaran, Anda bisa menjualnya langsung pada konsumen atau di pasar hewan. Bisa juga langsung menawarkan ke warung makan atau restoran yang menyediakan berbagai macam olahan kelinci.

3. Rincian Singkat Perkiraan Modal Usaha Ternak Kelinci Pedaging

a) Investasi awal

Harga masing-masing kelinci, baik jantan atau betina katakanlah Rp 250.000,-. Harga 4 ekor kelinci jantan Rp 1.000.000,-. Untuk betinanya, Anda bisa membelinya 2x lebih banyak, misal 8 ekor = Rp 2.000.000,-

b) Biaya pembuatan kandang

Misalnya, pembuatan kandang menghabiskan dana sekitar Rp 3.500.000,-

c) Biaya pakan

Pakan hijau 12 karung @Rp 5.000,- x 12 bulanRp 720.000,-
Pap 10kg @Rp 5.000,- x 12 bulanRp 600.000,-
Polar 20kg @Rp 2.700,- x 12 bulanRp 648.000,-
Tempat makan minumnyaRp 350.000,-
VitaminRp 200.000,-
Kebutuhan lain-lainRp 200.000,-
Total investasi awalnyaRp 9.218.000,-

Catatan : Pap = Pelet yang biasa diberikan untuk anak sapi; Polar = Dedak gandum halus

Dalam setahun, indukan kelinci bisa melahirkan kira-kira 8 sampai 10 kali, dan setiap melahirkan menghasilkan sebanyak 4 sampai 12 ekor kelinci. Misal, setahun beranak 7 kali dengan jumlah anak @8 ekor, maka keuntungan yang didapat :

8 ekor indukan x 7 kali melahirkan x 8 anak = 448 ekor
Anak kelinci usia 1,5 bulan saja bisa dihargai Rp 30.000,-
448 ekor kelinci x Rp 30.000,- = Rp 13.440.000,-

Untuk tahun berikutnya, Anda hanya tinggal mengurangi biaya pembuatan kandang dan pembelian bibit untuk menentukan keuntungan.